Tuesday, April 03, 2001

Profil Butre dan Puisinya

Fandra Febriand alias Butre lahir di sebuah desa bernama Biaro, di pinggiran kota Bukittinggi. Tepatnya pada jam 18.30, suatu senja di akhir Februari, 28 Februari 1981. Aku menghabiskan masa kecil di kampung halamanku, sebuah desa ibu kecamatan IV Angkek Canduang, kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Monday, April 02, 2001

Festival Film Tiga Benua: Mengapa Telegram Gagal Meraih Penghargaan

[ Pasokan dari Indonesia dalam festival Film Tiga Benua sudah tercatat baik dengan terpilihnya film Telegram yang disutradarai Slamet Rahardjo untuk maju. Film tersebut merupakan satu dari 10 film yang dijagokan para juri. Tapi, mengapa dia tak mendapat penghargaan? Savitri Scherer mencoba menguraikannya. Terima kasih pada Ajianto yang memforward artikel ini.]


Beberapa pengamatan dari Festival Film Tiga Benua yang ke-22 di Nantes, Perancis Barat, 21 - 28 Nopember, 2000. Peragaan film ''Telegram'', dengan sutradara Slamet Rahardjo Djarot, dan penyunting Catherine d'Hoir. Produksi bersama Indonesia-Perancis, (Artcam Netherlands bersama Artcam Int.)

Friday, July 30, 1999

Dari Ken Angrok ke Kentucky

Konon ada seorang anak penyamun yang menjadi raja di Singasari. Namanya Ken Angrok. Kisahnya terlukis cukup rinci dalam bab pertama kitab Pararaton atau Kitab Raja-raja. Semacam babad prosa yang diperkirakan ditulis sekitar abad ke-16 M.

Saturday, May 01, 1999

Semangat Mei

"Semua orang tahu mengapa esok hari itu penting: besok adalah peringatan 70 tahun Gerakan Empat Mei, gerakan kepemimpinan politis mahasiswa dalam sejarah modern Cina. Kami semua bekerja dengan semangat khusus sehingga reli kami dapat tegak sebagai signifikansi sejarah hari itu. Hebatnya, mesin mimeograf kami mencetak 100.000 liflet, dan sorenya beberapa pimpinan mahasiswa dan intelektual --Wang Chaohua, Feng Congde, Wuer Kaixi (yang muncul kembali setelah beberapa hari bersembunyi), Zhou Yongjun, Lao he, dan Liu Xiaubao, seorang dosen Beijing Normal yang baru kembali dari Amerika untuk bergabung dengan gerakan ini-- berkumpul di pusat pemberitaan untuk membuat draf sebuah deklarasi yang akan dibacakan di lapangan Tiananmen. Draf akhir selesai pada pukul 3 dini hari, menyerukan demokrasi di kampus-kampus dan seluruh Cina," catat Shen Tong dalam memoarnya, Almost A Revolution.

Thursday, October 30, 1997

Wacana Foucault: Mari Berfilsafat Tanpa Hegel (Tentang Wacana Seksualitas dan Kuasa)

0. Pengantar.
0.0. Tulisan ini barulah sebuah outline, garis besar, yang itu pun masih kabur, belum selesai, yang saya tulis ketika tertarik pada pikiran-pikiran Michael Foucault. Tentu saja ada banyak hal yang seharusnya diuraikan, tapi dorongan untuk melakukannya belum sampai ke ubun-ubun saya, sehingga tinggallah tulisan ini masih menganga seperti hendak memasak rendang tapi bumbunya belum lengkap dan dagingnya masih berceceran. Kalaupun tulisan ini saya letakkan di sini semata-mata agar terdokumentasi (ada banyak coretan-coretan serupa yang tercecer entah di mana) dan saya harap suatu kali dorongan untuk meneruskannya sampai ke ubun-ubun dan pena saya angkat.

Searching...

Custom Search