Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts

Wednesday, June 06, 2012

I Wish I Were Raden Saleh


Sekitar 40 lukisan cat minyak dan sketsa karya maestro Raden Saleh dipamerkan di Galeri Nasional selama 3-17 Juni 2012, buka pukul 10.00-18.00 WIB. Pameran yang dikuratori Dr. Werner Kraus dan Irina Vogelsan ini juga disertai pertunjukan multimedia mengenai kehidupan dan karya sang seniman selama di Eropa dan Jerman serta diskusi. Lihat jadwal lengkapnya di situs Galeri Nasional.

Sebagai penghormatan untuknya, saya tampilkan salah satu karya saya, sebuah olahan dari lukisan potret Raden Saleh karya Johann Carl Baehr (cat minyak di atas kanvas) yang dikoleksi Museum of Foreign Art Riga (kini Art Museum Riga Bourse) di Riga, Latvia.

I Wish I Were Raden Saleh by Kurniawan

Tuesday, July 26, 2011

Arsip: Dari Kaligrafi ke Seni Rupa


Belakangan ini Seni Rupa Indonesia disemarakkan oleh berbagai pameran kaligrafi Islam. Perdebatan masalah syariat tentang batas-batas seni Islam dianggap sudah selesai. Kaligrafi pun bergerak ke seni rupa.

Thursday, July 29, 2010

Tabung Gas Paling Berbahaya di Dunia

Hidup di Indonesia memang mengerikan. Tidak keluar rumah saja orang bisa mati. Itulah yang dialami korban-korban ledakan tabung melon, tabung LPG ukuran tiga kilogram, yang beberapa pekan terakhir ini membetot perhatian kita.

Pemerintah akan segera menarik peredaran tabung gas yang tak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI), yang diperkirakan sebanyak 9 juta. Tapi, langkah ini sudah terlambat. Korban sudah berjatuhan cukup banyak setelah hampir setiap hari ledakan tabung gas itu terjadi.

Setelah penarikan itu, apa masalahnya selesai?

Tidak bagi tetangga saya. Mereka sudah terlanjur trauma. Keluarga dengan dua orang anak itu kini praktis tak berani menyentuh tabung gas. Sang ibu belanja makan dan minum ke warung. Bahkan, untuk sekadar menyeduh kopi untuk suaminya, dia membeli air panas di warung juga. Kadangkala mereka anak beranak makan bakso bersama di tukang bakso yang parkir di tikungan.

Pemerintah tampaknya tak mampu memenuhi hak paling dasar bagi rakyatnya: rasa aman. Bahkan, rasa aman di dapur dan rumah kita sendiri pun tidak bisa mereka dijamin. Lantas, apa saja yang dilakukan SBY dan para menterinya itu?

Friday, October 16, 2009

Geocities Tutup, Ebook Hilang

Sebentar lagi, Geocities, layanan hosting Yahoo!, akan ditutup. Tepatnya pada 26 Oktober nanti. Ini surel dari pengelolanya:

We're writing to remind you that Yahoo! GeoCities, our free web site building service and community, is closing on October 26, 2009. On October 26, 2009, your GeoCities site will no longer appear on the Web, and you will no longer be able to access your GeoCities account and files.

Monday, October 05, 2009

Njoto dan Puisi Cak

Majalah Tempo edisi pekan ini menurunkan laporan khusus tentang Njoto, Wakil Ketua CC Partai Komunis Indonesia. Selain jago meniup saksofon, Njoto juga pandai menulis puisi.

Di bawah ini saya salin salah satu puisinya yang dimuat di Harian Rakjat pada tahun 1962. Puisi ini juga masuk dalam Gugur Merah: Sehimpunan Puisi Lekra, Harian Rakyat 1950-1965 yang disusun Rhoma Dwi Aria Yuliantri dan Muhidin M. Dahlan dan terbit pada September 2008.

Selamat menikmati...


Variasi Cak

Cak-cak
cak-cak-cak-cak
cak-cak
cak-cak-cak-cak
penari-petani menari
di Blahbatu sini
mata menari perut menari
menuntut merdeka dan nasi
cak-cak
cak-cak-cak-cak
satu bedil
satu cangkul
cak-cak
cak-cak-cak-cak
imperialisme
kananbaru
feodalisme
sikepalabatu
kita tinju
satu persatu
cak-cak
cak-cak-cak-cak
cak-cak
cak-cak-cak-cak

Blahbatu, Maret 1962

Friday, August 07, 2009

Rendra, Sang Kepala Suku Naga

Sepuluh tahun lalu saya berbincang-bincang semalam suntuk dengan Rendra di padepokan Bengkel Teater di Citayam, Depok, Jawa Barat. Saat itu dia sedang menyiapkan pementasan drama Suku Naga, dua puluh tiga tahun setelah karyanya itu dipentaskan pertama kali di TIM.

Itulah terakhir kali saya ngobrol begitu lama dengannya, dari menjelang malam hingga Subuh menjelang. Kami berbincang-bincang ke mana-mana. Dia bicara dari teater sampai puisi, dari politik sampai ekonomi, dari sejarah tahu-tempe hingga kebudayaan. Sesekali kami makan pisang goreng yang dihidangkan Ken Zuraida.


Thursday, August 06, 2009

Bahasa Indonesia: Politik Bahasa untuk Kini dan Esok

Ini sebuah catatan lama dari tahun 1998. Kongres Bahasa sepakat untuk membuat sebuah undang-undang bahasa. Tahun ini konon undang-undang tersebut akan lahir. Apa dampaknya nanti masih belum pasti.

---------------------

(ADIL edisi 05/68/1998)

Bahasa Indonesia: Politik Bahasa untuk Kini dan Esok

Kongres Bahasa VII sudah usai. Setumpuk agenda belum selesai. Masih berkutat pada persoalan lama.

''Marilah kita menggunakan bahasa secara lugas. Tidak perlu membungkus kenyataan pahit dengan istilah-istilah yang mengaburkan kenyataan,'' ucap Presiden Habibie pada pembukaan Kongres VII Bahasa Indonesia di Istana Negara, Senin (26/10).

Wednesday, August 05, 2009

Mbah Surip, I Love U Full...

Foto Tempointeraktif.com
Mbah Surip, alias Urip Ariyanto, meninggal dunia tepat di puncak karir musiknya. Dia meninggal Selasa lalu ketika lagu "Tak Gendong" yang didagangkan sebagai nada sambung pribadi (ring back tone) mencatat rekor dengan melewati angka Rp 2 miliar. Mengapa penyanyi dengan musikalitas pas-pasan ini begitu meroket namanya tiba-tiba?

Baca laporan khususnya di Tempointeraktif.

Tuesday, August 04, 2009

Paku Kuntilanak Porno?



Majelis Ulama Indonesia (MUI) menganggap Paku Kuntilanak, film horor yang dibintangi Dewi Persik, sebagai film semiporno dan menuntut kepada pemerintah supaya menarik peredaran film yang diproduksi Maxima tersebut. "Film itu sudah keterlaluan," ujar Said Budairy, pengurus MUI.

Saya belum pernah menonton film itu. Jadi tidak bisa mengomentarinya. Anda sudah?

Beritanya di Detikcom

Thursday, July 30, 2009

Senja Ungu

Oleh Aulia Andri

Surat beramplop putih agak kekuningan itu diantar bersama dengan setumpuk surat-surat lainnya. Terselip, terhimpit surat-surat dinas untuk pak Lurah. Pasti tak ada yang istimewa dari surat itu. Lihatlah warna amplopnya yang putih sudah agak kekuningan. Pasti surat itu sudah terlampau lama ditumpuk di kantor pos. Juga prangko yang tertempel di sudut kanannya, sudah hampir terkelupas dan fashionable.

Friday, July 17, 2009

Bom Marriott, SBY, dan Drakula

Dua ledakan bom menghajar Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton di Jakarta pada pagi tadi sekitar pukul 08.00 WIB. Sedikitnya sembilan orang meninggal dunia dan puluhan korban luka-luka.

Siangnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono malah pidato soal temuan intelijen yang menunjukkan bahwa dirinya jadi sasaran teroris dan memamerkan foto yang menunjukkan fotonya jadi sasaran latihan tembak.

SBY juga menyatakan bahwa teror ini terkait dengan pemilihan umum, seperti adanya informasi intelijen soal rencana pendudukan KPU. Tapi,
Direktur International Crisis Group (ICG), Sidney Jones, menduga bom di dua hotel itu tidak ada kaitannya dengan pemilihan presiden lalu..

Anehnya, SBY juga menyinggung soal "penghilangan orang"

Kepada Polri, TNI, BIN, termasuk kepada Gubernur, Bupati, dan Walikota, saya minta untuk terus meningkatkan kewaspadaan, terus berusaha keras mencegah aksi-aksi teror dan kemudian yang lebih penting lagi, para penegak hukum harus betul-betul bisa mencari, menangkap, dan mengadili para pelaku, para penggerak, dan otak di belakang kekerasan ini. Barangkali ada di antara kita yang di waktu yang lalu melakukan kejahatan, membunuh, menghilangkan orang barangkali dan para pelaku itu masih lolos dari jeratan hukum, kali ini negara tidak boleh membiarkan mereka menjadi drakula dan penyebar maut di negeri kita.
Mengapa SBY mendadak menyebut hal itu?

Pidato lengkap SBY dapat dibaca di PresidenSBY.info.

Wednesday, November 05, 2008

Obama Menang, Siapa Kenal Obama?

Saya tak ingat apakah saya tahu siapa Presiden Amerika Serikat waktu itu. Tapi, ketika saya tanyakan kepda sekelompok anak Sekolah Dasar di Bogor, Jawa Barat --yang semuanya berada di mobil antar-jemput dan berbincang-bincang dengan gaduhnya--ternyata mereka semua kenal Barack Obama.

"Siapa kenal Barack Obama?"

"Saya! Saya! Saya!" kata mereka berebutan.

"Siapa dia?"

"Calon Presiden Amerika Serikat" jawab mereka kompak.

Mungkin mereka mengenal Obama karena ramainya pemberitaan dia di media massa Indonesia.  Tapi, yang pasti, Obama kini sudah terpilih jadi presiden.

Ups, belum resmi sih. Dewan Pemilih (sekumpulan wakil pemilih dari setiap negara bagian) akan berkumpul pada 15 Desember untuk secara resmi memberikan suara kepada kandidat presiden. Lalu, sang presiden akan dilantik pada 20 Januari 2009.

Lho, lantas apa artinya suara rakyat Amerika yang mencoblos kemarin? Ada dong. Itulah keunikan pemilihan umum tidak langsung di sana.

Coba deh baca-baca di sini:

Tanya-jawab soal Dewan Pemilih (Electoral College) di BBC
Serba-serbi Pemilu AS di Wikipedia

Hasil lengkap pemilu bisa lihat di sini:
CNN







Wednesday, October 01, 2008

Pantun Lebaran

Empat tahun lalu saya mengirim sebuah pantun Melayu sebagai ucapan Idul Fitri. Saya kira isinya tetap sip untuk disampaikan hari ini. Selamat Lebaran.

Beremas/Bermaafan

Pucuk pauh delima lah batu
Anak sembilan tangan di tapak lah tangan
Tuan lah jauh negeri yang satu
Hilang di mata di hati lah jangan

Lepas bermas beremas lah pula
Emas sekupang dibagi lah lima
Lepas bermaaf bermaaf lah pula
Maaf lah seorang bermaaf lah semuanya

Mohon maaf lahir batin.

Tabik.

Sunday, September 28, 2008

Mudik Telah Tiba

Suasana mudik untuk menyambul Idul Fitri telah tiba. Berikut ini beberapa foto yang saya ambil hari ini dari dua terminal, Terminal Lebak Bulus, Jakarta dan Terminal Baranang Siang, Bogor.


Terminal Baranang Siang, Bogor





From iwank.blog



Terminal Lebak Bulus, Jakarta








From iwank.blog

Friday, September 19, 2008

General Manajer AIA Singapura Mundur

Saya kutip berita dari Tempo Interaktif soal perkembangan nasib AIG:

Mark O'Dell, General Manajer AIA Singapura, mengundurkan diri. AIA merupakan unit perusahaan American International Group Inc., perusahaan asuransi terbesar di dunia, yang kini tengah menghadapi krisis keuangan global.

Otoritas keuangan Singapura (Monetary Authority of Singapore) mengatakan, Executive Vice President Kenneth Juneau akan mengambil alih posisi yang ditinggalkan O'Dell.

Kantor pusat AIA di Singapura pekan ini kewalahan menghadapi para pemegang polis asuransi yang menuntut uangnya dicairkan atau hanya sekadar ingin mengetahui status polis mereka. Nasabah AIA panik dengan krisis finansial global yang juga menimpa AIG, sampai-sampai Federal Reserve harus menyuntikkan dana sebesar US$ 85 miliar.

Dalam pernyataannya hari ini, AIA mempersilahkan para pemegang polis yang tidak ingin melanjutkan asuransi mereka selama dua minggu ke depan ini, tanpa dikenai penalti.

Kurang dari 0,1 persen atau sekitar 2.000 dari total 2 juta pemegang polis AIA di Singapura telah membatalkan asuransi mereka pekan ini.

AIG Klaim Bisnisnya Aman

Kegoncangan ekonomi yang melanda Amerika Serikat, yang telah menyeret Lehman dan Merrill Lynch, sebenarnya membuat saya sedikit waswas terkait dengan nasib polis saya di American International Group Inc. (AIG) Indonesia. Saya maskin cemas ketika membaca para konsumen AIG Singapura sudah ribut dan mengantre di kantor AIG setempat.

Untunglah Rabu lalu, meskipun agak terlambat sebenarnya, AIG Life Indonesia meyakinkan konsumennya bahwa bisnisnya berjalan "normal" dan pemegang polis tak akan terkena dampak krisis perusahaan itu.

"AIG LIFE Indonesia urges customers and business partners not to worry about the developments that have occurred (with the parent company in the U.S.) as AIG LIFE Indonesia has good financial strength and solvency," kata perusahaan itu seperti dikutip Dow Jones. Berita lain ada di Antara.

Selain itu, "I want to assure customers and business partners that AIG LIFE Indonesia is a separate entity from AIG in America and we are playing by the laws prevailing in Indonesia," kata Robert W. Bush, presiden direktur AIG Life Indonesia.

Tapi, Bush tak menjelaskan apa bedanya hukum usaha Indonesia dengan hukum Amerika dalam menyelesaikan masalah utang-piutang induknya di Amerika sana.

Dia hanya menyatakan bahwa "We have enough capital and resources to fulfill our responsibilities to holders and our partners", lagi-lagi tanpa penjelasan lebih jauh seberapa kuat keuangan AIG Life Indonesia dalam mengatasi masalahnya.

Saya hanya berharap krisis ini tak berkepanjangan dan masih bisa diatasi dengan baik. Indonesia sudah terpuruk ekonominya, terpojok oleh kenaikan harga minyak dunia, dan janganlah lagi ditambah krisis ekonomi akibat krisis keuangan dunia semacam ini.

Thursday, July 17, 2008

Finalis Mochtar Lubis Award 2008

Selamat kepada para finalis...



Para juri Mochtar Lubis Journalism Award (MLA) telah mengumumkan para finalis dari penghargaan ini yang terdiri dari 5 kategori penghargaan dan 1 kategori berbentuk fellowship. Mochtar Lubis Award merupakan penghargaan tertinggi bagi insan pers Indonesia, dan tahun ini merupakan kali pertama penghargaan diadakan dan dimotori oleh Lembaga studi Pers dan Pembangunan (LSPP).

Searching...

Custom Search