Oscar Fingal O'Flahertie Wills Wilde nama lengkap Oscar Wilde (1854-1900). Dia lahir di Dublin sebagai putra dokter bedah Sir William Wilde dan penulis Jane Francesca Elgee (terkenal sebagai Speranza). Di tempat kuliahnya, xford University, Inggris, dia menampakkan asketisme fanatik dengan cara berpakaiannya yang dandi dan menjauhi olahraga dan kekerasan. Sebelum dia menunjukkan perasaan homoseksualnya pada 1886, Wilde tergolong pengarang kelas dua. Dia pernah dipenjara lewat pasal antihomoseksual pada 1895 dan sudah bankrut sebelum dia meninggalkan penjara itu.
Sejumlah karyanya dapat dibaca di Bibliomania. Informasi di internet mengenai Wilde dapat ditemui di Showgate.com yang menghimpun link berguna mengenai dirinya, Oscariana membahas kehidupan Wilde, Landow's Homepage memuat fitur studi sastra atas karya Wilde, The Story of Oscar Wilde, Oscar Wilde's 1895 Martyrdom, Newsletter tentang Wilde, Galeri Foto
Thursday, August 01, 2002
Sunday, July 21, 2002
Kesedihan
Oleh Anton Pavlowich Chekov
(Sumber: Kompas, Minggu, 21 Juli 2002)
KERAMAIAN senja. Salju basah yang lebat dengan malas terbang mengitari nyala lentera yang baru saja dinyalakan, dan perlahan-lahan hinggap dengan lembut pada atap, punggung kuda, pundak dan topi-topi. Iona Potapov, sang kusir, telah lama memutih karenanya. Ia bertekuk-sejauh mana badan makhluk hidup bisa melakukannya- duduk di atas kursi kereta dan tak bergerak. Tumpukan salju telah menimbuninya. Walaupun demikian pada saat itu seakan-akan ia tidak menemukan alasan untuk mengibaskan salju dari dirinya....Kuda betinanya juga memutih dan bergeming. Dengan bentuk-bentuk kaki yang ceking dan kaku, dia mirip permen jahe. Sang kuda barangkali tenggelam dalam pikirannya. Kuda mana pun-yang dipisahkan dari weluku, dari lukisan-lukisan alam nan biru, kemudian terbuang pada jeram yang dipenuhi dengan nyala api yang mengerikan, gemerisik yang bising dan hiruk-pikuk manusia-maka mau tak mau akan berpikir.
Thursday, February 28, 2002
Badai Salju oleh Aleksandr Pushkin
Pikiran Rakyat, 28 Februari 2002
BADAI SALJU
Aleksandr Pushkin
KISAH ini terjadi pada tahun 1812. Marya Gavrilovna adalah seorang gadis muda yang cantik dan berbahagia. Dia berusia 17 tahun dan jatuh cinta pada seorang perwira tentara bernama Vladimir. Dia menulis surat-surat yang panjang pada si perwira dan Vladimir muda menulis jawaban-jawaban tak kalah panjangnya, ia titipkan lewat pelayan Marya. Dua insan dimabuk cinta ini pun bertemu di sebuah hutan dekat rumah Marya. Namun orang tua Marya Gavrilovna memergoki pertemuan-pertemuan mereka, dan mereka melarang keras anak gadisnya melakukan pertemuan-pertemuan lagi. Marya patah hati. Namun Vladimir masih berkirim surat-surat kepadanya secara rahasia dan panjang pula.
BADAI SALJU
Aleksandr Pushkin
KISAH ini terjadi pada tahun 1812. Marya Gavrilovna adalah seorang gadis muda yang cantik dan berbahagia. Dia berusia 17 tahun dan jatuh cinta pada seorang perwira tentara bernama Vladimir. Dia menulis surat-surat yang panjang pada si perwira dan Vladimir muda menulis jawaban-jawaban tak kalah panjangnya, ia titipkan lewat pelayan Marya. Dua insan dimabuk cinta ini pun bertemu di sebuah hutan dekat rumah Marya. Namun orang tua Marya Gavrilovna memergoki pertemuan-pertemuan mereka, dan mereka melarang keras anak gadisnya melakukan pertemuan-pertemuan lagi. Marya patah hati. Namun Vladimir masih berkirim surat-surat kepadanya secara rahasia dan panjang pula.
Thursday, January 24, 2002
Osamu Tezuka and Metropolis
At late 1940s, long before Astro Boy and Kimba the White Lion established Osamu Tezuka as on of influential Japanese animator, the legendary illustrator had created classic manga Metropolis.
Sunday, September 16, 2001
Alfred Hitchcock dan Kebetulan-Kebetulannya
PARIS - Tippi Hedren diteror burung-burung gila. Cary Grant tercampak melintasi Gunung Rushmore. Janet Leigh terjebak mati di kamar mandi.
Tak ada pembuat film lain yang begitu sering dibicarakan dibandingkan dengan Alfred Hitchcock. Kini, setelah 20 tahun berlalu dari kematiannya, salah satu museum Paris terdepan, Pompidou Center, membantu Anda untuk melacak akar kekuatan sinematik sutradara horor legendaris tersebut melalui sebuah pameran yang digelar hingga 24 September nanti.
Tak ada pembuat film lain yang begitu sering dibicarakan dibandingkan dengan Alfred Hitchcock. Kini, setelah 20 tahun berlalu dari kematiannya, salah satu museum Paris terdepan, Pompidou Center, membantu Anda untuk melacak akar kekuatan sinematik sutradara horor legendaris tersebut melalui sebuah pameran yang digelar hingga 24 September nanti.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Searching...
Custom Search