Sunday, March 27, 2005

Fakta Ekonomi Multinasional

Ada 7.258 perusahaan multinasional di dunia pada 1969. Tiga puluh tahun berikutnya, pada 2000, jumlahnya menjadi 63.000 lebih dan menguasai 80 persen industri dunia. Tapi, apa itu perusahaan multinasional? Kebanyakan orang Amerika akan bilang: perusahaan manufaktur besar AS dengan subsidi asing. Tapi, kata Peter F. Drucker, itu keliru. Hanya 185 dari 500 perusahaan multinasional terbesar dunia yang punya kantor pusat di AS (Uni Eropa punya 126, Jepang 108). Dan perusahaan multinasional tumbuh lebih cepat di luar AS, khususnya Jepang, Mexico, dan Brazil.

Monday, December 27, 2004

Target Moore: Industri Farmasi

Setelah mengguncang dunia dan membuat George Bush kebakaran jenggot dengan Fahrenheit 9/11, kini Michael Moore mengintai industri farmasi Amerika. Sejumlah perusahaan farmasi mulai cemas dan membuat memo internal bagi karyawannya agar hati-hati terhadap lelaki betopi baseball itu. "We ran a story in our online newspaper saying Moore is embarking on a documentary and if you see a scruffy guy in a baseball cap, you'll know who it is," kata Stephen Lederer, juru bicara Pfizer Global Research and Development.

Tinggalkan Rumah Batu, Kembali ke Kayu

Hasil peninjauan pakar bangunan tahan gempa dan pendiri Asosiasi Ahli Gempa Indonesia, Teddy Boen, ke Nabire, Papua, pascagempa di daerah itu menunjukkan bahwa rumah yang rusak akibat gempa hanya 45 persen. Kebanyakan rumah tembok yang tidak memenuhi teknis konstruksi. Sedangkan yang tidak mengalami kerusakan justru rumah tradisional dari kayu. Kondisi serupa ia jumpai hampir di semua wilayah di Indonesia yang dilanda gempa hebat, termasuk Alor, Nusa Tenggara Timur. "Ini menunjukkan rumah tradisional sebagai warisan intelektual nenek moyang lebih teruji," kata Teddy.

Kini gempa dan tsunami melanda Aceh dan Nias, Sumatera Utara dengan ribuan korban telah jatuh. Kita belum tahu rumah macam apa yang selamat. Namun, kita pemerintah dan warga di kawasan yang sering mengalami gempa patut mempertimbangkan untuk meninggalkan rumah batu dan kembali ke rumah kayu tahan gempa seperti rumah tahan gempa di Bengkulu rancangan Kantor Menteri Negara Riset dan Teknologi. Bila perlu pemerintah hanya mengijinkan rumah-rumah tahan gempa dibangun di kawasan rentan gempa. Namun, pemerintah juga wajib membangun infrastruktur untuk mengantisipasinya, misalnya membangun jalur evakuasi dan tempat-tempat perlindungan yang aman (perlindungan bawah tanah?). Dengan kata lain, sebuah kawasan rentan gempa seharusnya sudah sejak dini dirancang menghadapi bencana alam itu secara komprehensif. Bencana yang tidak diantisipasi adalah kebebalan yang tak termaafkan.

Saturday, November 27, 2004

Beremas/Bermaafan

Saya kutipkan sebuah pantun Melayu lama , Beremas/Bermaafan :


Pucuk pauh delima lah batu

Anak sembilan tangan di tapak lah tangan

Tuan lah jauh negeri yang satu

Hilang di mata di hati lah jangan

Lepas bermas beremas lah pula

Emas sekupang dibagi lah lima

Lepas bermaaf bermaaf lah pula

Maaf lah seorang bermaaf lah semuanya

Mohon maaf lahir batin.

Tabik.

Wednesday, October 06, 2004

Pemenang, Pergantian

Senin (4/10/2004) sore itu, Komisi Pemilihan Umum menetapkan pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (profil) - Jusuf Kalla (profil) sebagai pemenang pemilu dan menetapkan keduanya sebagai presiden dan wakil presiden terpilih. Sementara, situasi di sekitar Jalan Kebagusan IV No. 45, kediaman Presiden Megawati, ramai dihadiri para wartawan yang menunggu pernyataan Mega. Tak ada pernyataan hingga keesokan harinya. Tapi, semuanya berjalan tenang, tanpa gejolak, meski jauh hari sejumlah orang berpikir akan terjadi gejolak hebat bila Mega kalah. Suatu keadaan yang jauh berbeda kala Gus Dur "dijatuhkan" oleh MPR pada Senin (23/7/2001). Saya mencatat kejatuhan itu dalam sebuah fitur pendek "Malam Terpanjang di Dunia" di bawah ini.

Searching...

Custom Search