Thursday, October 09, 2003

Harga Naik, Jangan Gelap Mata

Keputusan pemerintah untuk menaikkan tarif listrik, tarif telepon, dan harga bahan bakar minyak disambut protes dan demonstrasi. Tapi, coba lihat ini. Jumlah telepon di negeri berpenduduk 210 juta jiwa ini tak sampai 8 juta sambungan, sedikit lebih rendah ketimbang jumlah nomor telepon seluler yang tersedia. Selain itu, hampir separuh rumah tangga belum menikmati jaringan listrik PLN. Walhasil, boleh dikata kenaikan tarif telepon hanya akan menerpa tak sampai sepuluh persen penduduk yang tergolong rumah tangga terkaya di negeri ini. Maka, jika tarif telepon disubsidi, berarti lebih dari 90 persen rakyat yang miskin terambil haknya. Opini Tempo.

Wednesday, October 01, 2003

Weapons of Mass Destruction

American Dialect Society memilih "weapons of mass destruction" sebagai kata-kata tahun 2002 dalam pertemuannya di Atlanta. Kata-kata lainnya adalah "wombanization" (sinonim dengan feminization), "Neuticles" (merek biji kemaluan palsu untuk binatang peliharaan tanpa gender), "Blog" (catatan pribadi yang ditampilkan di Web), dan "Iraqnaphobia" (kecemasan terhadap perang melawan Irak).

Sastra, Dukun, Dokter

Dalam kritik sastra Indonesia belum banyak studi tentang motif penyakit dan pengobatan dilakukan, tapi ada beberapa tulisan singkat mengenainya. Misalnya, dua peneliti Belanda, de Josselin de Jong dan Jordaan, meneliti motif penyakit dalam teks-teks klasik dan menginterpretasikan bahwa teks-teks yang menggambarkan seorang raja kena penyakit merupakan sebuah bentuk kritik politik. Dalam sebuah artikel di jurnal RIMA, Australia, Helen Pausacker dan Charles A Coppel membahas hubungan antara cinta, penyakit, dan citra perempuan dalam novel-novel Melayu Pasar karya para pengarang Tionghoa Peranakan. Katrin Bendel memulai studinya tentang Dukun dan Dokter dalam Sastra Indonesia.

Thursday, May 01, 2003

Hegemoni Keraton Yogyakarta

Hegemoni kekuasaan Keraton Yogyakarta dimulai ketika belum terbentuk kesadaran kritis individu yakni saat sultan mengangkat 45 jurukunci untuk menjaga situs Parangkusumo yang diyakini sebagai tempat pertemuan Ratu Kidul dengan Panembahan Senopati. Artikel.

Monday, March 24, 2003

Ilustrator Kentardjo Wafat

Perupa otodidak Kentardjo, 82 tahun, wafat pada Sabtu, 8 Maret pukul 05.00 di Panti Wredha Abiyasa, Pakem, Sleman, Yogyakarta. Dia ilustrator pertama yang menciptakan prototipe Mahesa Jenar dalam cerbung Nagasasra dan Sabuk Inten karya SH Mintardja di Kedaulatan Rakyat dan cerita buku yang diterbitkan PT BP Kedaulatan Rakyat. Dia juga menggarap ilustrasi cerbung Suramnya Bayang-bayang dan Api di Bukit Menoreh. Perupa seangkatan Affandi dan Soedjojono ini mulai aktif sebagai pegrafis pada majalah Panjebar Semangat, Surabaya, pada 1938. beritanya.

Searching...

Custom Search