Friday, September 19, 2008

AIG Klaim Bisnisnya Aman

Kegoncangan ekonomi yang melanda Amerika Serikat, yang telah menyeret Lehman dan Merrill Lynch, sebenarnya membuat saya sedikit waswas terkait dengan nasib polis saya di American International Group Inc. (AIG) Indonesia. Saya maskin cemas ketika membaca para konsumen AIG Singapura sudah ribut dan mengantre di kantor AIG setempat.

Untunglah Rabu lalu, meskipun agak terlambat sebenarnya, AIG Life Indonesia meyakinkan konsumennya bahwa bisnisnya berjalan "normal" dan pemegang polis tak akan terkena dampak krisis perusahaan itu.

"AIG LIFE Indonesia urges customers and business partners not to worry about the developments that have occurred (with the parent company in the U.S.) as AIG LIFE Indonesia has good financial strength and solvency," kata perusahaan itu seperti dikutip Dow Jones. Berita lain ada di Antara.

Selain itu, "I want to assure customers and business partners that AIG LIFE Indonesia is a separate entity from AIG in America and we are playing by the laws prevailing in Indonesia," kata Robert W. Bush, presiden direktur AIG Life Indonesia.

Tapi, Bush tak menjelaskan apa bedanya hukum usaha Indonesia dengan hukum Amerika dalam menyelesaikan masalah utang-piutang induknya di Amerika sana.

Dia hanya menyatakan bahwa "We have enough capital and resources to fulfill our responsibilities to holders and our partners", lagi-lagi tanpa penjelasan lebih jauh seberapa kuat keuangan AIG Life Indonesia dalam mengatasi masalahnya.

Saya hanya berharap krisis ini tak berkepanjangan dan masih bisa diatasi dengan baik. Indonesia sudah terpuruk ekonominya, terpojok oleh kenaikan harga minyak dunia, dan janganlah lagi ditambah krisis ekonomi akibat krisis keuangan dunia semacam ini.

No comments:

Post a Comment

Searching...

Custom Search